Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Skala Prioritas Hanya Menjadi Slogan, Saat Diri Dikuasai Ego (BAGIAN 1)




Setiap orang memiliki kesempatan untuk menggunakan waktunya dengan baik. Setiap orang pasti mempunyai agenda di dalam kegiatan sehari-harinya,  artinya setiap orang memiliki hal-hal yang harus dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Ketika ia memilih beberapa pilihan untuk dilakukan maka ia berada pada rasa enak dan tidak enak dalam diri nya. Hal itu menjadi masalah tersendiri bagi orang-orang yang tidak bisa mengambil keputusan dengan baik. 

Hal itu juga terjadi pada orang-orang yang tidak bisa menggunakan waktu dengan baik. Sesuatu yang penting atau satu hal yang mendesak terkadang diabaikan. Mengapa sesuatu itu menjadi tidak penting?  Mengapa sesuatu menjadi sangat penting ? itu semua kembali kepada diri masing-masing. Seringkali hal tesebut menjadi alasan mengapa seseorang tidak bisa dengan mudah memilih apa yang baik bagi dia saat itu atau untuk waktu mendatang. 

Skala prioritas adalah salah satu cara untuk bisa menjembatani keinginan maupun kebutuhan. Kita semua tahu apa itu kebutuhan atau keinginan, semuanya kembali pada diri masing-masing sebab keinginan itu bisa dipenuhi lain waktu tapi kebutuhan harus dipenuhi saat  ini.

Sulitnya memilih prioritas yang terpenting untuk kita lakukan, menjadi sesuatu yang tidak mudah. Terutama untuk mengelola waktu itu yang biasa disebut time management skill. Saat ini saya tidak menjelaskan tentang time management skill keseluruhan, tapi hari ini saya akan membahas tentang beberapa segi skala prioritas. 

Sudah saatnya kita kembali pada diri sendiri menentukan mana yang penting dan apa yang tidak penting. Jika hari ini ini tujuannya jangka panjang, maka itu penting dan sebaiknya kita selesaikan. Kita konsentrasikan untuk bisa menyiapkan hal itu. Tapi jika itu tidak penting kita bisa menundanya. Apa lagi jika itu tidak bermakna di dalam kegiatan-kegiatan saat ini. Lebih baik hal itu kita tunda sebab jika itu mencakup masalah profesional kerja kita, akan jadi masalah baru jika kita tidak bisa menggunakan waktu dengan baik dan cenderung mencari-cari alasan untuk diri sendiri  dengan mengambil keputusan demi sesuatu yang tidak penting

 (BERSAMBUNG)