Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Pemimpin Yang Baik Itu Harus Berempati ? (BAGIAN 1)


Pemimpin yang baik adalah seseorang yang bisa mengatur orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang baik harusnya mampu menjadi contoh bagi orang-orang dipimpinnya. Terkadang kita melihat ada pemimpin yang justru memberikan contoh yang tidak baik.  Misalnya berkata-kata tidak konsisten melakukan hal-hal yang melanggar aturan dari organisasi , pemimpin yang tidak adil yang sering melakukan diskriminasi dan juga mengotak-kotakan anggota organisasi bahkan ada pemimpin yang cenderung berusaha mengambil keuntungan bagi dirinya sendiri dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh organisasi.

Pada dasarnya pemimpin akan berusaha memajukan organisasi tapi entah apa motivasi di dalam diri pemimpin itu  tidak tahu pasti karena pada dasarnya setiap orang mempunyai ego, ambisi dan juga visi serta misi pribadi. Oleh karena itu jika Anda hari ini sebagai pemimpin Anda harus mampu menunjukkan bahwa Anda menjadi pemimpin yang serius pemimpin yang bisa dijadikan panutan bagi anggota organisasi Anda.

Anda tidak bisa hanya menunjukkan bahwa Anda cakap saja tapi Anda juga harus bisa membuktikan kecakapan Anda. Menunjukkan dan membuktikan tidak sama. Hanya menunjukkan saja untuk punya kuasa Anda punya otoritas, Anda punya jabatan tapi belum tentu biasa atau sudah dipraktekkan dan dilihat manfaatnya oleh para anggota organisasi Anda. Oleh karena itu pemimpin haruslah menjadi contoh bagi anggota organisasi dalam sikap dan perbuatannya.

Pemimpin harus punya empati pada para anggota organisasi agar mereka percaya bahwa pemimpin itu memperhatikan mereka. Pada dasarnya anggota organisasi akan merasa percaya, akan merasa nyaman, akan merasa simpatik jika pemimpinnya juga mempunyai empati. Jadi mesti ada timbal balik, tidak hanya pemimpin itu minta dihormati, pemimpin itu minta diberikan penghargaan, tetapi pemimpin seharusnya juga mampu memberikan hal-hal yang dibutuhkan oleh para anggota organisasi walaupun itu hanya berupa motivasi, inspirasi maupun empati. (BERSAMBUNG)